Text
Bliss: Menanti senyum Tuhan di sudut istanbul
Sejak Kecil Meryem selalu ingin melihat Istanbul. Kesempatan itu akhirnya tiba walaupun tidak dengan cara yang ia sukai. Ya, Istanbul adalah tempat yang telah dipilih oleh penduduk desanya sebagai tempat kematiannya.
Tugas menghabisi nyawa Meryem ada di tangan Cemal. Bagi mantan prajurit seperti cemal, yang selama berbulan-bulan berada di pegunungan untuk menghadapi gerilyawan kurdi, tugas ini tidaklah sulit. Namun, di tengah perjalanan menuju Istanbul, kegalauan justru muncul di hatinya. Sanggupkah ia membunuh sepupu sekaligus teman sepermainan sejak kecil?
Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan irfan Kurudal, seorang profesor yang tengah dilanda depresi. Ketertarikan Irfan terhadap kemisteriusan sikap Meryem sangat mengganggu Cemal. Hingga akhirnya , sebuah rahasia terkuak. Mreka bertiga terpaksa membuat keputusan yang menentukan hidup masing-masing.
Tidak tersedia versi lain