Text
Theatrum: antologi 10 lakon Akhudiat
ari/teater lahir dari rahim primordial yang sama: upacara, ritus, laku ritual. Dalam tari upacara/teater upacara tiada penonton tiada pemain, semua adalah pemain semua adalah penonton. Laku ritual diawali mantra/doa/zikir yang menimbulkan vibrasi, gelombang getar, baik suara, bunyi, maupun gerak, geletar, gemetar, gemertak. Vibrasi dibayangkan menyentuh alam semesta yang bersama ber—mantra/doa/zikir. Vibrasi berniat meraih Sang Pencipta. Selama masih ber-upacara, atawa apa pun sebutannya, teater/tari masih berdaya—berjaya.
Tidak tersedia versi lain