Text
Pluralisme Agama: Paradigma Dialog untuk Resolusi Konflik dan Dakwah
Pluralisme sudah menjadi subyek akademik di perguruan tinggi keagamaan. masuknya wacana pluralisme dalam struktur akademik ini menjembatani antara maksud baik dari muncul dan berkembangnya paradigma ini dengan penerimaan publik yang masih apriori terhadapnya. Masyarakat akademik sebagai pengembang dan suluh masyarakat adalah pihak yang harus awal mendalami dan memberi warna bagi kedewasaaan pemahaman mengenai realitas keagamaan. dengan itu mereka dan masyarakat memliki modal bagi pengembangan kehidupan sosial yang harmonis dan produktif.
Buku ini penting hadir di tengah realitas keagamaan dan relasi multikultural yang masih menjadi tantangan besar. Semangat pluralisme hendaknya mewarnai praktik sehari-hari dalam dialog, mediasi konflik, dan dakwah menuju pengembangan masyarakat yang lebih baik.
Tidak tersedia versi lain