Text
Kesehatan di era digital 4.0 :perspektif Indonesia
Di tahun 2017 mendirikan Global Health Initiative Indonesia dibawah FKMUI, sebab di sepuluh tahun terakhir banyak menekuni bidang Kesehatan Global, selain Keselamatan Pasien, Integritas Akademi dan Penanggulangan Plagiarisme. Lulus Dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran tahun 1973, Master of Public Health dari School of Public Health University of Hawaii USA, Sertifikasi International Health dari School of Public Health and Hygiene Jhons Hopkins University USA, Doktor Kesehatan Masyarakat dari School of Public Health University of Berkeley USA. Tahun 1996 mencapai gelar Guru Besar Tetap Kesehatan Masyarakat di Universitas Indonesia. Tahun 1997 diminta bergabung dengan Kantor WHO untuk wilayah Asia Tenggara (WHO SEARO) di New Delhi, bermula di bidang Primary Health Care, kemudian diangkat menjadi Regional Advisor for Research Policy and Cooperation untuk 13 negara-negara WHO Wilayah Asia Tenggara. Selanjutnya “naik kelas†menjadi PJ Kepala WHO negara Nepal. Tugas ini dikerjakan dengan baik sehingga kemudian diberi kepercayaan menjadi Kepala WHO penuh di negara Myanmar. Meninggalkan WHO dengan hormat karena mencapai usia pensiun UN dan kembali berkiprah di FKMUI.
Meraih penghargaan sebagai Dosen Teladan FKM UI, dua kali mendapat medali penghargaan dari the Asia Pacific Public Health Consortium sebagai Pioneer in Public Health tahun 1983 dan tahun 2010 untuk Sustainable Leadership in Public Health at the National, Regional and Global level. Banyak menulis dan berbicara di berbagai forum nasional dan internasional untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan penanggulangan plagiarisme. Buku beliau yang telah terbit antara lain Metodologi Penelitian Praktis Bidang Kesehatan, Kesehatan Masyarakat.
Tidak tersedia versi lain