Ternyata tak cukup sekali pemuda itu menemuinya. Ia terus datang hingga Raidah tak mampu lagi menghitungnya. hati Raidah tertutup sudah untuk mau memaafkannya. Hingga di suatu malam, Raidah melihat keramaian di rumahnya. Senyuman Lebar yang jarang ia lihat di wajah keriput neneknya pun, membuatnya gembira seketika. Tawa riuh perempuan-perempuan paruh baya memenuhi ruang tamu yang pengab. Dengan…