Text
Hati Suhita
Alina Suhita, perempuan dari trah darah biru pesantren dengan moyang pelestari ajaran jawa, sejak remaja terikat perjodohan. Ketika hari pernikahan tiba, Gus Birru suaminya, menumpahkan kekesalan dengan tidak mau menggauli suhita.Tinggal dalam suatu kamar tapi tempat tidur terpisah sejak malam pertama pernikahan. Tanpa perbincangan apalagi kehangatan, namun bisa bersandiwara sebagai pasangan pengantin mesra ketika diluar.
Alina suhita begitu patuh. Khas tawadhu' santri. Baginya, mikul duwur mendem jeru menjadi pegangan yang mutlak diterima dan dilakukan tanpa reserve. Gejolak hasrat seorang istri yang disambut penolakan terang-terangan suami, tepat ketika perempuan masa lalu suami muncul menjalin komunikasi layaknya sepasang kekasih, adalah penderitaan yang mengiringi konflik batinnya selama beberapa purnama.
Tidak tersedia versi lain